Rss Feed
  1. Tragiss memang jika setiap tahunnya di negara kita INDONESIA setiap tahunnya terjadi pembantaian 750 Orangutan setiap tahunnya. Padahal Orangutan itu sendiri adalah termasuk golongan satwa yang harus dilindungi (ada di Undang-Undang) bukan untuk di BANTAI, DISIKSA, DAN DIBUNUH SECARA MENGENASKAN.

    Orangutan tinggal di hutan Kalimantan dan Sumatra. Jumlah mereka telah menurun secara dramatis dalam beberapa tahun terakhir akibat penganiayaan dari manusia dan kera pendamai ini sekarang diklasifikasikan sebagai spesies yang terancam punah. Ada sekitar 50.000 orangutan tersisa di Kalimantan dan hanya 7.000 di Sumatera Utara. Penyebab utama penurunan angka adalah kebiasaan orangutan kerusakan yang disebabkan oleh penggundulan hutan dan perluasan perkebunan kelapa sawit yang tidak berkelanjutan.

    Minyak sawit sangat fleksibel dan dapat ditemukan di semua jenis produk termasuk biskuit, pasta gigi, make up dan krayon. Kelapa sawit hanya diproduksi di Indonesia dan Malaysia dan jutaan hektar habitat orangutan utama telah dibersihkan sehingga petani dapat memperluas perkebunan mereka dan memenuhi permintaan yang terus meningkat. Hilangnya habitat orangutan berarti bahwa kehilangan rumah mereka dan memiliki lebih sedikit makanan untuk dimakan. Api ilegal sering diatur untuk membersihkan lahan dan memberikan pemupukan abu untuk perkebunan. Hal ini dapat mengakibatkan kematian orangutan dan juga berbahaya bagi kesehatan manusia dan hewan.



    Orangutan dianggap sebagai hama tanaman kelapa sawit dan itulah penyebab mereka dibunuh untuk menghentikan mereka mencari makanan seperti tunas baru atau makan tanaman dewasa.
    Ini membuat Orangutan merasa asing dengan habitatnya sendiri karena terUSIK. Selain itu hilangnya habitat orangutan juga disebabkan oleh ketika para penebang membuat jalan akses ke dalam hutang sehingga mengakibatkan pemburu ilegal mengakses daerah tempat tinggal orangutan dan memburu mereka untuk di MAKAN. Orangutan bergerak lambat dan merupakan sasaran empuk bagi pemburu.

    Ibu orangutan secara brutal dibunuh oleh personil yang ingin mendapatkan bayinya. Bayi yang mengalami trauma tersebut kemudian dijual ke pedagang satwa liar dan memulai perjalanan mengerikan ke salah satu dari beberapa pasar internasional di mana mereka akan dijual. Perjalanan ke pasar sering lama dan diperkirakan bahwa untuk setiap orangutan yang dijual di pasar, 6 lainnya mati di jalan, karena perawatan yang buruk. Bayi orangutan mungkin mudah untuk menjual, tetapi sebagai bayi tumbuh dewasa mereka menjadi besar dan sulit untuk menangani. Pemilik sering kehilangan minat dan akan terus orangutan dalam kondisi yang mengerikan dan tidak cocok.

    Tempat tinggal hewan mamalia ini semakin musnah akibat maraknya pembalakan liar,pembangunan industri sawit dan lain-lain.sehingga hewan ini berebut tempat tinggal dengan manusia dan dianggap meresahkan warga.

    The Nature Conservancy dan 19 organisasi swasta lainnya termasuk WWF dan Asosiasi Ahli Primata Indonesia dan beberapa pengamat melakukan survei untuk mendapatkan pemahaman lebih baik mengenai pembunuhan orangutan ini dan penyebab yang mendasarinya.Mereka mewawancarai 6.983 orang di 687 desa di tiga provinsi Kalimantan antara bulan april 2008 hingga september 2009. Hasil yang ditemukan adalah setidaknya 750 orangutan telah tewas dalam periode waktu setahun itu. Lebih dari setengah responden yang diwawancara bahkan mengaku setelah membunuh, mereka memakan daging orangutan tersebut. Orangutan tersebut dibunuh karena mengganggu tanaman milik warga. Benar-benar kenyataan pahit!!



    Ada beberapa hal yang dapat KITA lakukan untuk membantu mengubah masa depan untuk orangutan. Menyumbangkan ke tempat perlindungan orangutan, seperti Sepilok Orang Utan Sanctuary, ini adalah cara yang bagus untuk membantu. Mereka memiliki dana dan kontribusi yang membantu.

    KITA juga dapat membeli produk-produk bebas minyak sawit. Jika KITA menemukan salah satu produk favorit KITA terdapat bahan minyak kelapa sawit didalamnya, hubungi produsen untuk mengetahui lebih lanjut dan memberitahu mereka bahwa KITA tidak akan lagi membeli produk mereka sampai mereka memperkenalkan metode berkelanjutan minyak kelapa pertanian, atau mengubah bahan mereka.
    Memberi tahu keluarga dan teman-teman dari menghadapi ancaman orangutan dan bagaimana produk yang mereka beli berkontribusi pada kehancuran habitat orangutan juga penting dilakukan. Orangutan binatang menakjubkan dan jika kita bertindak sekarang kami masih bisa menyelamatkan mereka dari kepunahan!!

    Setidaknya kita sebagai manusia yang di berikan AKAL DAN PIKIRAN juga PERASAAN harus mencari jalan keluar yang terbaik dari setiap persoalan, bukan MALAH merugikan MAHLUK LAIN yang tidak tahu apa-apa, bukan malah MEMBUNUH hewan yang juga di ciptakan TUHAN. Kita sebagai manusia, mahluk TUHAN yang paling SEMPURNA yang telah di anugrahi segala sesuatu panca indera yang tak berkekurangan harus memanfaatkan dengan sebaik-baiknya bukan seperti orang yang TIDAK MEMILIKI AKAL PIKIRAN yang lebih memilih JALAN PINTAS untuk membunuh hewan yang seharusnya kita jaga dan lestarikan. Yakin aja Orangutan juga punya kebaikan tersendiri bagi manusia!!
    Mereka juga butuh kasih sayang kita.

    Kita sebagai manusia juga pasti akan terusik jika tempat tinggal kita, habitat kita, dan keberadaan kita di BINASAKAN secara KEJI oleh pihak yang tidak bertanggung jawab seperti itu. Mereka juga butuh makanan, mereka butuh tempat tinggal, seperti hal-nya kita. Ada baiknya kita mencari jalan keluar yang terbaik sebagai manusia yang BERPIKIR bukan malah membinasakan untuk kepentingan PRIBADI seperti MANUSIA yang TIDAK DIBERI AKAL DAN PIKIRAN oleh Tuhan. Berpikirlah dewasa seperti hal-nya MANUSIA.

    Untungnya ada beberapa tempat-tempat suci orangutan yang beroperasi di Kalimantan dan Sumatra. Tempat-tempat suci seperti Sepilok Orang Utan Sanctuary di Kalimantan, menyelamatkan bayi orangutan yang telah dipaksa masuk ke dalam perdagangan hewan peliharaan dan bekerja untuk merehabilitasi mereka. Mereka juga kampanye terhadap industri minyak sawit dan mendidik publik tentang konservasi orangutan. Beribu-ribu terimakasih untuk Sepilok Orang Utan Sanctuary!!

    Untuk Anda, Anda bisa kunjungi http://green.kompasiana.com/penghijauan/2011/11/14/cara-mudah-untuk-ikut-bantu-saveorangutan/

    Anda dapat menemukan banyak cara untuk SAVE ORANGUTAN. Dengan begitu anda bisa mulai membantu melestarikan orangutan dan habitatnya sekarang juga. Karena apabila habitat orangutan sendiri yang berada di HUTAN punah, maka kita umat manusia juga sudah pasti akan punah. Ayo SAVE ORANGUTAN!!!!
    |


  2. 0 comments:

    Poskan Komentar